Hamid Jabbar
Hamid Jabbar terlahir dengan nama Abdul Hamid bin Zainul Abidin bin Abdul Jabbar, 27 Juli 1949, di Kota Gadang, Bukittinggi. Umur belasan tahun mulai merantau ke Sukabumi, Bandung, dan Jakarta. Aktivis Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI) Sukabumi dan Bandung tahun 1966–1969. Pernah bekerja di perkebunan teh, gudang beras, mingguan Indonesia, Ekspres (Bandung), PT Panca Niaga Padang, dan sekarang menjadi wartawan pada harian umum independen Singgalang, Padang. Kumpulan yang telah terbit Dua Warna bersama Upita Agustine (1974—stensilan) dan Paco-Paco (1974—Puisi Indonesia Jakarta). Di samping menulis puisi, juga menulis cerpen, esai-esai alit.
BUKU: Menengok Tradisi, Sebuah Alternatif bagi Teater Modern (kopenulis)