Ngaum


Tiga lakon dalam buku ini—“Plunge”, “Nadirah”, dan “G*d is a Woman”—menghadirkan potret Singapura yang jauh melampaui citra negara-kota yang mapan: sebuah masyarakat yang bergulat dengan krisis ekonomi, identitas, agama, kekuasaan, gender, dan kebebasan individu melalui bahasa teater yang tajam, puitis, sekaligus menggugah. Kumpulan terjemahan ini memperkaya khazanah teater Indonesia dengan membuka akses pada tiga suara penting dramaturgi Singapura kontemporer yang memperlihatkan bagaimana panggung menjadi ruang kritik sosial, perdebatan politik, dan tegangan agama serta refleksi kemanusiaan lintas zaman. Bagi pembaca Indonesia, buku ini terasa dekat karena menggemakan sejarah dan persoalan yang saling bertaut—dari Krisis Asia 1997–1998 dan Reformasi hingga perdebatan tentang keberagaman, identitas, dan demokrasi—sehingga menghadirkan perspektif baru untuk memahami pengalaman bersama di Asia Tenggara.
Ngaum: Tiga Lakon Singapura

Penulis: Jean Tay, Alfian Sa’at, Joel Tan
Kalabuku, Juli 2026
XX + 00 hlm.; 13 cm x 19 cm
ISBN: ...
Rp00.000

0 comments